25 °C
haze
12
Mon
Jakarta

TPH CORNER

04 Feb 2016
By admintph

Proses dari Daun Teh Menjadi Teh Seduh

Proses dari Daun Teh Menjadi Teh Seduh

Tahukah kamu fren kalau ternyata proses pengolahan teh dari proses pemetikan sampai penyeduhan prosesnya cukup panjang? Semua prosesnya bahkan ada detailnya sendiri fren, yang kalau dilakukan dengan cara berbeda bisa menghasilkan citarasa teh yang berbeda pula. Misalnya saja proses pemilihan daun teh dengan metode tertentu akan menghasilkan teh dengan rasa yang beda dengan metode yang beda pula. Bahkan teh hitam, teh hijau, dan teh putih meskipun dihasilkan dari daun teh yang sama bisa punya aroma dan rasa yang berbeda kan fren? Itu karena mereka juga melewati proses yang berbeda. Agar kamu lebih banyak tahu, yuk simak cara pengolahan teh secara umum di bawah ini.

Proses pertama: pemetikan

Daun teh yang dipetik adalah dua daun yang paling berada di pucuk dan satu buah kuntum. Daun dipetik dengan menggunakan tangan meski ada pula mesin untuk memetik daun teh. Masih digunakan tenaga manusia karena mesin bisa merusak daun teh serta sulit untuk membawa mesin yang besar ke dataran tinggi tempat perkebunan teh. Pemetikan daun teh juga ada caranya lho fren, batang daun nggak boleh dipilin atau dijepit, tetapi ditarik.

Proses kedua: pelayuan

Daun yang sudah dipetik lalu dijemur di tempat yang sirkulasi udaranya bagus fren. Proses ini untuk mengurangi kadar air pada daun yang membuat bobot daun berkurang sampai ¼ bagian. Proses pelayuan berfungsi untuk mencegah terjadinya oksidasi.

Proses ketiga: oksidasi

Baru pada proses ketiga inilah daun teh akan dimasukkan ke dalam ruangan dengan suhu tertentu untuk mengalami proses oksidasi. Proses ini kerap disebut oleh para pembuat teh yaitu fermentasi karena pada proses ini daun teh akan berubah warna dan menjadi semakin layu. Meski disebut dengan proses fermentasi, tidak ada penggunaan mikroorganisme seperti fermentasi pada umumnya. Proses oksidasi inilah yang membedakan jenis teh satu dengan yang lainnya. Pada teh oolong misalnya proses oksidasi hanya sampai 40% saja sedangkan untuk teh hitam oksidasi dibiarkan sampai 100%.

Proses keempat: penghilangan warna hijau

Tergantung dari jenis teh yang akan dibuat, proses oksidasi bisa dihentikan dengan mengeluarkan daun teh dari ruangan khusus dan dilakukan proses pemanasan sedang tanpa merusak rasa teh. Untuk pembuatan teh skala besar di pabrik-pabrik, proses pemanasan dilakukan dengan meletakkan daun teh ke dalam sebuah drum yang diputar-putar sambil dipanaskan dengan suhu tertentu. Proses ini dalam bahasa Cina disebut dengan shaqing.

Proses terakhir: pembentukan dan pemeliharaan

Agar rasa teh bisa keluar dengan sempurna, daun teh yang sudah kering kemudian dimasukkan ke dalam tas yang besar. Dengan menggunakan tangan atau mesin, tas yang berisi daun teh ini lalu ditekan-tekan agar nantinya saripati di dalam daun teh bisa keluar dengan baik saat diseduh dengan air panas. Tahap yang terakhir adalah proses pemeliharaan yang berbeda-beda untuk masing-masing jenis teh. Ada yang difermentasi tahap kedua, ada yang dipanggang untuk mendapatkan potensi maksimalnya, dan ada yang diberi dengan perisa untuk teh rasa-rasa itu lho fren. Sampai sini masih panjang lagi urusan teh mulai dari pengemasan daun teh atau membuat minuman teh di dalam kemasan.

Write a Reply or Comment