31 °C
moderate rain
19
Mon
Jakarta

TPH CORNER

03 Jan 2016
By admintph

Nikmati Suasana Antik di Cafe Batavia

Nikmati Suasana Antik di Cafe Batavia

Suasana tempoe dulu, itulah kesan utama yang ingin dihadirkan di Cafe Batavia. Menempati sebuah bangunan tertua ke-2 di kompleks Taman Fatahilaah, cafe ini siap mengajak pengunjung hanyut dalam nuansa kekunoan yang elegan. Nuansa jaman noni-noni Belanda lebih tepatnya. Desain interior cafe 90% pun didominasi material kayu tua dan jendela-jendela besar. Jadi makin penasaran bukan?

Suasana Antik Cafe Batavia

Berlokasi di taman Fatahillah, kota, Jakarta, cafe Batavia menjadi salah satu destinasi kuliner para pelancong. Banyak pengunjung mengaku tertarik datang ke Cafe Batavia tidak hanya karena alasan lapar ingin makan. Cafe Batavia memiliki nilai unik yang ditonjolkan secara apik yaitu suasana antik.

Jendela bangunan cafe memiliki gaya colonial yang tidak dipungkiri cukup menyedot perhatian. Maklum saja gedung yang menjadi lokasi cafe sudah dibangun sejak jaman penjajahan Belanda sekitar awal abad ke-19 lalu. Karenanya suasana antik yang amat khas sangat terasa dari semua sisi, apalagi setelah memasuki ruangan cafe.

Atmosfer jaman noni-noni Belanda terasa begitu kuat setelah masuk dalam ruangan. Pasalnya alunan musik dari gramafon mengalun merdu memutarkan musik bergenre jass. Sekali pandang, pastikan mata akan tergoda menelusuri setiap sudut ruang. Sofa-sofa antik, deretan lukisan dan foto-foto yang dibingkai rapi dalam pigura sengaja dipajang memenuhi dinding. Suasana yang sangat antik penuh kehangatan.

Baik pagi hari ataupun malam hari, suasana di Cafe Batavia menawarkan sensasi yang seru. Apalagi di waktu malam, suasana cafe antik ini sangat terasa romantis. Cafe Batavia berhadapan langsung dengan bangunan bersejarah yang dibangun tahun 1707, yaitu Museum Fatahillah. Karenanya, setiap pengunjung bisa bebas memandang lepas ke arah halaman museum.

Sisi dekorasi ruang cafe memang didesain begitu cantik. Dekorasi yang diusung bergaya colonial yang amat kental dengan sentuhan seni yang proporsional. Sangat ketara menunjukkan bahwa sang empu cafe mempunyai selera yang tinggi akan seni. Ars Graham James, diketahui membeli bangunan gedung dan melakukan renovasi ulang. Pria asli Australia itu pun memberikan sentuhan seninya hingga didapati tampilan Cafe Batavia yang memesona seperti sekarang.

Menu Komplit Cafe Batavia

Cafe Batavia menawarkan menu yang terbilang komplit. Tersedia menu Indonesian, Asian, dan Western Food. Bagi fren pecinta rasa manis sekiranya bisa memesan appetizer Banana Flambe Bikini, tetapi masih banyak pula menu penggoyang lidah lainnya. Beberapa menu makanan yang ditawarkan memang memiliki nama unik. Namun, tentu tidak hanya namanya saja yang unik. Dari segi rasa juga berani diadu.

Dengan suguhan menu yang cukup komplit, cafe Batavia menjadi tempat yang tepat. Terutama bagi fren yang ingin merasakan nuansa kental noni Belanda. Sangat direkomendasikan untuk berkumpul santai bersama keluarga ataupun makan malam romantis bersama pasangan.

Write a Reply or Comment