27 °C
broken clouds
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

13 Mar 2016
By admintph

De Mata Trick Eye Museum, Jogjakarta

De Mata Trick Eye Museum, Jogjakarta

Saat mendengar kata museum, mungkin fren langsung terbayang dengan tempat gelap yang membosankan. Tunggu dulu. Bayangan tempat gelap dan membosankan tersebut tidak akan fren temukan di De Mata Trick Eye Museum. Museum ini bisa dibilang bukan museum biasa. Seperti namanya, museum ini menyuguhkan sajian 3 dimensi alias 3D yang siap menipu setiap pasang mata yang melihat. Penasaran? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum Yogyakarta berlokasi di Basement Gedung Umar Kayam, Xt Square. Tepatnya ada di jalan Veteran, Umbulharjo, Yogyakarta. Beberapa waktu terakhir ini De Mata Trick Eye Museum ramai dikunjungi karena memang menyuguhkan suguhan unik dan berbeda. Obyek wisata De Mata sendiri masih relatif anyar yang mana baru diresmikan akhir tahun 2013 lalu.

De Mata Trick Eye Museum menjadi museum 3D yang pertama di DIY dan Jawa Tengah. Tidak main-main, konon De Mata menjadi museum 3D terbesar di dunia. Hal ini karena tidak ada museum 3D mana pun yang mempunyai koleksi lebih banyak dibanding De Mata Trick Eye Museum. Jadi tidak kalah dengan museum 3D yang ada di Singapura, Hongkong, China, Korea, atau Jepang sekalipun.

Museum 3D di luar negeri umumnya hanya memamerkan 70 lukisan dan gambar tipuan mata. Namun, jangan kaget. Di De Mata Trick Eye Museum fren bisa mendapati 120 buah lukisan dan gambar 3D tipuan mata dengan berbagai ukuran.

Koleksi Lengkap De Mata Trick Eye Museum

Di De Mata Trick Eye Museum, fren bisa melihat puluhan bahkan ratusan lukisan dan gambar tipuan mata. Beberapa lukisan bahkan ada yang terlihat seolah ingin meloncat keluar dari bingkai. Bahkan salah satu gambar ada yang berukuran amat besar hingga 5 meter.

Adapun koleksi di De Mata Trick Eye Museum ini dibedakan menjadi beberapa kategori. Mulai dari binatang, sirkus, super hero, tokoh, dan masih banyak lagi. Jadi ada banyak spot menarik untuk berfoto selfie atau bergaya dengan action lain dari biasanya. Background gambar pun siap menipu setiap pasang mata yang melihat.

Satu info tambahan yang tidak kalah penting. Sebagian besar karya 3D yang dipamerkan di De Mata Trick Eye Museum merupakan karya dari Petrus Kusuma. Namun, tidak sedikit pula kreasi para mahasiswa jurusan Seni Rupa ISI Yogyakarta. Tentu menjadi kebanggaan tersendiri karena isi De Mata Trick Eye Museum bisa dibilang 100% made in Yogyakarta.

Jalan-jalan ke Yogya? Jangan lupa mampir ke De Mata. Menempati areal berbentuk labirin seluas 1600 meter, pastikan fren puas berkeliling dan berselfie bersama koleksi De Mata Trick Eye Museum.

Write a Reply or Comment