32 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

21 Nov 2015
By admintph

Wisata Tiga Pulau dalam Sehari?

Wisata Tiga Pulau dalam Sehari?

Wisata tiga pulau dalam sehari? Memang bisa? Di Kepulauan Seribu kamu bisa mencoba wisata menjelajahi tiga pulau hanya dalam waktu sehari. Wisata ini meliputi kunjungan ke tiga pulau kecil yang termasuk dalam Kepulauan Seribu yaitu Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust. Berbeda dengan wisata di Kepulauan Seribu biasanya yang lekat dengan wisata air, jenis wisata tiga pulau ini akan memberikan kamu pengalaman liburan yang beda karena termasuk dalam wisata sejarah. Di pulau-pulau tersebut Fren bisa melihat sendiri peninggalan-peninggalan zaman kolonial Belanda dulu dan juga bangunan-bangunan tua lainnya termasuk pelabuhan-pelabuhan kapal Belanda.

Reruntuhan Benteng di Pulau Kelor

Pulau Kelor dulu memiliki nama Belanda yaitu Pulau Kherkof yang berjarak kira-kira satu jam perjalanan dari Pantai Ancol menggunakan perahu motor. Dari kejauhan, kamu sudah bisa melihat bangunan melingkar dari batu bata yang merupakan benteng peninggalan Belanda. Benteng ini bernama Benteng Martello dan hingga sekarang masih lumayan utuh dan kokoh meski sudah puluhan tahun ditinggal oleh prajurit Belanda.

Benteng Martello adalah benteng yang didirikan Belanda pada tahun 1700-an untuk menghadang serangan dari Portugis. Dari puncak benteng, kamu bisa melihat pemandangan sekeliling 360 derajat yang luas dan cukup menyenangkan. Selain benteng, kamu juga bisa melihat kuburan Kapal Tujuh yang dulu digunakan pejuang Indonesia untuk menyerang Belanda. Sayangnya, pulau ini masih jarang tempat teduhnya sehingga kamu harus melindungi kulitmu dengan baik.

Museum Belanda di Pulau Onrust

Nama Onrust dalam Bahasa Inggris adalah “unrest” yang artinya nggak pernah istirahat. Pada saat digunakan oleh prajurit Belanda dulu, pulau ini memang banyak dilalui kapal dan dijadikan tempat berlabuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Batavia. Highlight sejarah dari pulau ini adalah sebuah rumah tua peninggalan Belanda yang kini dijadikan Museum  Pulau Onrust. Selain digunakan sebagai pelabuhan, pulau ini juga dijadikan untuk asrama haji untuk jamaah haji sekitar tahu 1930-an. Dibawa ke Pulau Onrust untuk membiasakan penumpang dengan udara laut karena pada jaman dulu perjalanan menuju Mekkah menggunakan kapal laut. Sisa-sisa reruntuhan asrama haji kala itu juga bisa kamu lihat di sini.

Santai di Pulau Cipir

Meski nggak bisa diving atau snorkeling seperti umumnya berwisata ke Kepulauan Seribu, di Pulau Cipir ini kamu masih bisa berenang di tepi pantai atau mencoba peruntungan memancing beberapa ikan. Letak Pulau Cipir dengan Onrust berdekatan, bahkan katanya dulu kedua pulau ini dihubungkan dengan sebuah jembatan. Kini hanya ada pilar-pilar pondasi jembatan yang masih tersisa karena jadi korban perang ataupun abrasi laut. Di sini kamu juga masih bisa melihat beberapa reruntuhan peninggalan VOC, termasuk meriam-meriam, dan juga tempat penampungan. Konon, Pulau Cipir dan Onrust digunakan sebagai tempat karantina bagi masyarakat yang terkena wabah lepra, kusta, dan TBC supaya nggak menular lebih luas.

Write a Reply or Comment