27 °C
broken clouds
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

22 Jul 2015
By admintph

Alasan Shimi Dan Shimon Mampu Bermain Jazz

Alasan Shimi Dan Shimon Mampu Bermain Jazz

Robot adalah hasil karya manusia yang dimunculkan melalui gagasan kreatif dengan dukungan teknologi masa kini. Robot dapat bergerak bahkan menerima serta mengerjakan informasi yang diterima. Semakin ke depan, pencipta robot semakin tidak main-main. Kehadiran Shimi dan Shimon menjadi bukti bahwa robot tidak sekadar dapat bergerak, berbicara, namun juga bermain jazz. Tentu Anda tahu jazz adalah salah satu jenis lagu dunia. Dan Shimi dan Shimon adalah robot yang dapat memainkannya. Anda tentu tidak percaya, namun simaklah alasan berikut mengapa Shimi dan Shimon begitu pandai bermain jazz.

Robot Sebagai Spesialisasi Jazz

Sebut saja Mason Bretan, pencipta Shimi dan Shimon, beliau kandidat doktor dalam robotik yang menggebrak berita teknologi robotik. Setelah bulan Mei tahun 2014 lalu, ada robot yang bertugas untuk membantu musisi dalam memainkan lagu. Mason Bretan benar-benar menjadikan Shimi dan Shimon robot yang bertugas bermain jazz. Sehingga Shimi dan Shimon memperoleh julukan robor spesialisasi jazz.

Tugas Robot Shimi Bermain Jazz

Shimi bukanlah satu buah robot. Mason Bretan menciptakan Shimi sebanyak tiga buah robot dalam ukuran lebih kecil dari robot Shimon. Shimi akan bertugas menjadi pengiring “Frontman” saat lagu dimainkan. Jangan pikir antar robot Shimi akan memainkan lagu jazz yang tumpang tindih. Shimi sudah diprogram secara khusus dan irama jazz yang indah pun akan terbentuk dengan improvisasi yang luar biasa. Mason Bretan telah melakukan program nada berdasar algoritma dalam Shimi. Selain menjadi pengiring, tugas Shimi masih ada lagi. Yaitu, bergoyang saat lagu jazz dimainkan. Apa yang bergoyang dari Shimi tentu kepala, kaki, yang tentu sangat menggelitik untuk disaksikan secara nyata.

Tugas Shimon Bermain Jazz

Shimon hanya ada satu dan berukuran lebih besar dari Shimi. Tugas dari Shimon adalah sebagai Xylophone. Tugas Shimon yang lain adalah menjadi pemain “Marimba”. Sehingga terdengarlah perpaduan musik jazz yang futuristik dari Shimi dan tradisional dari Shimon.

Rasanya bagi musisi dan penikmat musik jazz perlu memiliki Shimi dan Shimon didekat mereka. Ketika perlu inspirasi, maka Shimi dan Shimon dapat dimainkan. Tentu melihat tingkah Shimi dan Shimon cukup membuat pecinta jazz semakin cinta dengan lagu tersebut.

Write a Reply or Comment