31 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

02 Jan 2016
By admintph

Bisnis Cuci Sepatu, Omzet Dian Maya Sampai Jutaan Rupiah

Bisnis Cuci Sepatu, Omzet Dian Maya Sampai Jutaan Rupiah

Tidak hanya pakaian, kini alas kaki juga telah bertransformasi menjadi gaya hidup masyarakat. Pakaian yang bagus pun akan terasa kurang bila tidak dipadukan dengan alas kaki yang tepat. Karena itu, seperti halnya pakaian orang-orang juga mengoleksi sepatu. Apakah fren juga melakukan hal yang sama?

Untuk sepatu yang dibeli dengan harga mahal mungkin membuat fren merasa lebih peduli. Sehingga sepatu benar-benar dirawat agar awet. Namun, kepadatan agenda harian bisa jadi membuat fren tidak mempunyai waktu lebih untuk merawat sepatu sendiri. Tidak perlu khawatir karena kini tempat laundry sepatu yang siap membantu merawat koleksi sepatu fren. Adapun dari sekian banyak tempat laundry sepatu, diketahui salah satunya adalah milik Dian Maya Puspitasari.

Peluang Bisnis Jasa Cuci Sepatu

Dian Maya Puspitasari, CEO Shoe Bible nyatanya mencium adanya peluang bisnis menjanjikan dari laundry sepatu. Peluang tersebut disadari Dian saat salah satu sepatunya rusak karena dicuci di laundry umum.

“Saya memiliki banyak bentuk sepatu. Waktu itu, saya memasukkan sepatu kotor ke tempat laundry baju. Ternyata ada satu sepatu spesifik yang malah rusak. Akhirnya saya mencari tahu bagaimana cara membersihkan sepatu spesifik tersebut,” jelas Dian.

Menurut penjelasan Dian, ternyata membersihkan sepatu tidak bisa dipukul sama seperti mencuci baju. Sebut saja mulai dari jenis sabun dan sikat yang digunakan mesti khusus.

“Sepatu itu, amat kompleks. Ada bagian kecil yang perlu disikat menggunakan sikat khusus. Untuk membersihkan 1 sepatu bisa jadi harus menggunakan 3 sikat berbeda. Setelah itu dilap menggunakan microfiber towel dan prosesnya pun tidak singkat,” tambah Dian.

Memang benar adanya bila teknik atau cara membersihkan sepatu memang beda dengan baju. Saat membersihkan sepatu ternyata tidak semua bagian bisa disikat. Jadi tidak boleh sembarang sikat ke kanan dan ke kiri.

Omzet Jutaan Rupiah

Seperti kejatuhan durian runtuh, Dian mengaku bahwa bisnis laundry sepatu menjanjikan omzet lumayan. Bahkan, hasil yang didapat melebihi ekspektasi. Dalam satu bulan Dian bisa mendapat 300 sepatu dengan kisaran harga jasa cuci Rp 85.000 per sepatu. Jadi bila ditotal bisa tembus Rp 25 juta per bulannya.

“Sungguh di luar ekspektasi. Kami benar-benar tidak menyangga bila pertumbuhan bisnis akan berjalan amat cepat. Kami bisa menerika 350 pasang sepatu dalam satu bulan dan dikali rata-rata harga jasa cuci Rp 70.000. Omzet tersebut belum termasuk hasil penjualan cleaning kit dan sabun swasher dari Shoe Bible,” ungkap Dian.

Kepercayaan Konsumen

Meski menjanjikan omzet lumayan, tetapi bisnis laundry sepatu ini tidak lantas tanpa kendala. Adapun salah satu kendala yang dihadapi Dian yakni terkait kepercayaan konsumen yang masih kurang percaya dengan produk lokal. Misalnya untuk produk sabun yang digunakan untuk mencuci sepatu.

“Tidak jarang masih ada konsumen yang membandingkan produk sabun lokal dengan import. Konsumen lebih percaya dengan produk internasional yang mahal. Akan tetapi, seiring waktu konsumen mulai percaya,” papar Dian.

Selain itu, kendala lain yang juga cukup merepotkan yaitu saat konsumen meminta waktu instan untuk pengerjaan sepatu. Padahal waktu untuk membersihkan sepatu membutuhkan waktu lama dan tidak bisa diburu-buru.

Write a Reply or Comment