27 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

24 Oct 2015
By admintph

Cara Mengukur Sukses Tiap Orang itu Berbeda-beda

Cara Mengukur Sukses Tiap Orang itu Berbeda-beda

Banyak orang yang ingin sukses dengan cara mengikuti kesuksesan orang lain. Contohnya saja, kamu mungkin ingin sesukses Mark Zuckerberg dengan sosial media Facebook yang dimilikinya, atau kamu mungkin ingin jadi seperti Bob Sadino, pengusaha nyentrik dengan kekayaan yang melimpah.

Wajar jika kamu menginginkan kesuksesan seperti mereka, bahkan kalau bisa ingin seperti mereka. Tapi kau tahu nggak di mana kata sukses itu berada? Apakah dengan segala pencapaian yang telah dimilikinya, membuat mereka merasa puas dan merasa sebagai orang sukses? Belum tentu Fren!

Inilah yang jarang disadari. Pada dasarnya, kesuksesan kita berada dalam diri kita sendiri. Misalnya saja, ketika kebutuhan kamu ingin menjadi seorang dokter spesialis jantung, dan ternyata nasib berkata lain, kamu hanya bisa sampai menjadi seorang dokter umum.

Bagi beberapa orang, kamu bisa saja dianggap sudah sukses, terlebih ketika secara finansial kamu sudah tercukupi, tapi pada dasarnya hati kamu menjerit, karena kamu masih belum merasa sukses, terutama cita-cita kamu menjadi dokter spesialis jantung belum tercapai.

Kondisi sebaliknya, ketika kamu sudah menjadi dokter spesialis jantung, kamu pasti akan merasa bangga dan sukses, karena cita-cita kamu selama ini terwujud, tapi bisa saja orang lain akan memandang kamu gagal karena kamu menjadi dokter spesialis jantung yang nggak laku. Boro-boro izin praktik, bekerja di rumah sakit pun kamu nggak kesampaian.

Di sinilah ilmu relativitas berbicara. Apa yang orang lain pikirkan, belum tentu sesuai dengan apa yang kamu pikirkan. Hal ini pun berlaku untuk kesuksesan, apa yang orang lain anggap gagal, bisa jadi kamu malah sudah puas karena pencapaian tertinggi kamu sudah di raih. Sebaliknya, apa yang dianggap orang lain sukses, bisa jadi kamu malah meradang karena masih target dan tujuan kamu masih jauh untuk dicapai.

Intinya, cara mengukur kesuksesan itu berbeda-beda, semua tergantung dari tujuan awal dan target yang kita miliki. Suksesku adalah kesuksesanku, dan suksesmu adalah kesuksesanmu. So, mulailah melangkah dan jadilah orang yang sukses, minimalnya untuk diri sendiri, dan usahkan kesuksesan ini bisa dinikmati pula oleh orang lain. Salam sukses Fren!

Write a Reply or Comment