31 °C
moderate rain
19
Mon
Jakarta

TPH CORNER

14 Aug 2015
By admintph

Ebiet G. Ade; Mengkritik Kemanusiaan dengan Sajak Syahdu

Ebiet G. Ade; Mengkritik Kemanusiaan dengan Sajak Syahdu

Fren, kamu pernah dengar lagu Elegi Esok Pagi yang sangat manis dan romantis? Yap, penyanyi dan pencipta lagu tersebut adalah seorang musisi yang bernama Ebiet G. Ade. Selama karier bermusiknya, Ebiet dikenal sebagai musisi yang sangat handal memainkan kata yang sangat romantis dan mampu menusuk relung kalbu para penggemarnya.

Tidak hanya itu, lirik-lirik yang dia tenun, sejalan dengan musiknya yang syahdu. Bahkan ketika kamu mendengarkan lagu-lagunya, ruang hampa dalam hati seolah penuh dengan mutiara kata yang siap memancarkan segala pesonanya. Sebut saja lagu Kupu-kupu kertas, elegi esok pagi, Camelia 1 s/d 4, dan sederet lagu lainnya yang menghanyutkan.

Kritik Kemanusiaan Lewat Sajak nan Syahdu

Tapi tunggu dulu Fren, tidak hanya piawai menciptakan lagu romantis, Ebiet G. Ade pun cukup kritis dalam memandang seluruh pemasalahan yang terjadi di sekitarnya. Hal ini tercermin dari beberapa lagu yang dia ciptakan, sebut saja lagu Berita Kepada Kawan.

Lagu tersebut bertutur tentang kisah seorang bocah kecil yang sendirian kehilangan ayah dan ibunya dalam bencana Sinila di Dieng Batur Banjarnegara. Keprihatinan Ebiet kepada bencana ini bukan tanpa alasan, dia merupakan musisi yang lahir di Wanadadi Banjarnegara. Makanya, tidak heran ketika menulis lagu ini, Ebiet seolah menjadi sosok yang berada di dalamnya.

Selain itu, lagu lainnya yang tidak kalah memukau adalah, Titip Rindu Buat Ayah. Lagu ini bercerita tentang bagaimana cinta kasih sayang kepada anaknya, dan semua baru terasa ketika sang ayah sudah mulai menua, saat sang anak sudah memiliki tanggung jawab sendiri dalam hidupnya (berkeluarga dan punya anak). Sungguh, lagu ini bikin kita mewek Fren!

Kepandaiannya mencipta lagu memang diakui sangat berbeda dengan musisi lainnya. Ebiet lebih memilih gaya tulisan halus, indah, tapi tetap bertenaga ketika berbicara tentang alam dan kemanusiaan. Lewat lagu-lagunya, Ebiet seolah mengingatkan kita untuk terus berteman dengan alam, bukan memusuhinya, atau malah mengeksploitasinya tanpa sopan santun.

Itulah dia, Ebiet G. Ade, musisi cerdas dengan sajak yang sangat indah. Dia adalah seorang legenda, legenda yang sulit untuk ditemukan kembarannya!

Write a Reply or Comment