26 °C
haze
12
Mon
Jakarta

TPH CORNER

27 Oct 2015
By admintph

Ibu Susi; Menteri yang Sering Dicerca Karena Nyentrik dan Hanya Tamat SMP

Ibu Susi; Menteri yang Sering Dicerca Karena Nyentrik dan Hanya Tamat SMP

Secara mengejutkan, Presiden Joko Widodo menunjuk seorang pengusaha wanita asal Pangandaran, Susi Pudjiastuti, untuk menduduki Menteri Kelautan. Baru sepekan menjabat, Menteri nyentrik ini langsung memberikan banyak gebrakan, dari mulai aksi nyentrik lewat dandanan, ataupun dengan terobosannya di sektor kelautan.

Salah satu gebrakan yang pertama yang dilakukan Bos Susi Air tersebut adalah, dengan mengubah jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) di kementeriannya. Dengan terpilihnya Susi, masyarakat pun langsung menyambut keputusan ini dengan beragam ekspresi, ada yang nyinyir karena Susi hanya lulusan SMP, ada pula yang berkomentar positif karena ini menunjukkan jika gelar tidak lebih baik ketimbang prestasi.

Tidak hanya itu, sang Menteri nyentrik ini pun beberapa kali digambarkan sebagai wanita lapangan yang keras, dengan kebiasaannya menghisap rokok. Jelas bagi beberapa kalangan masyarakat, kebiasaan ini masih dianggap tabu, apalagi dilakukan oleh seorang wanita, terlebih wanita tersebut berstatus sebagai pejabat publik.

Lantas, apa sih alasan Presiden Joko Widodo memilih Susi Pudjiastuti, untuk menduduki jabatan sebagai Menteri Kelautan?

Dalam sebuah pertemuan, Jokowi membeberkan kenapa dia lebih memilih Susi sebagai menteri, padahal dia hanyalah pengusaha lulusan SMP. Menurutnya, Menteri Susi merupakan wanita gila. Bahkan dalam akun Facebooknya, sang presiden menyatakan jika dirinya membutuhkan seseorang yang gila untuk melakukan terobosan.

Tidak hanya itu, dalam akun jejaring sosialnya, Presiden Jokowi pun memuji kinerja Menteri Susi dalam hari-hari pertama menjabat sebagai Menteri Kelautan. Susi dianggap bisa menyulap harga ikan menjadi lebih murah karena distribusinya lancar, serta berkurangnya aksi pencurian ikan dari laut Indonesia.

Walaupun begitu, Presiden Jokowi mengakui jika cita-citanya membuat Indonesia berjaya di lautan tidaklah mudah. Menurutnya, industri kelautan Indonesia saat ini masih banyak yang menyelewengkan, belum lagi aksi-aksi ilegal yang sulit untuk diberantas, dari mulai aksi pencurian ikan, hingga kegunaan kapal pukat harimau. Tentu saja ini tidak termasuk dari usaha anak bangsa lainnya yang tidak senang keberhasilan Ibu Susi dalam menata kembali sektor kelautan Indonesia.

Selamat bekerja Ibu Susi, semoga Indonesia bisa meraih kejayaan tertinggi di sektor kelautan. Jalesveva Jayamahe!

Write a Reply or Comment