27 °C
broken clouds
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

11 Mar 2016
By admintph

Mainan pun Bisa Mendatangkan Sukses

Mainan pun Bisa Mendatangkan Sukses

Indonesia termasuk negara berkembang dengan jumlah penduduk yang begitu besar. Kurang lebih ada 250 juta jiwa, dengan perkiraan 10 ribu bayi lahir di Indonesia setiap harinya. Data tersebut didapat dari hasil riset yang menyatakan bahwa jumlah anak-anak Indonesia usia 0-14 tahun ada lebih dari 62 juta jiwa.

Sebagai pengusaha, mungkin fren bisa menangkap peluang bisnis menjanjikan bukan? Adapun salah satu peluang bisnis yang bisa dicoba yaitu menjual mainan. Usaha mainan ini tentunya cukup mudah dan sekaligus menyenangkan. Pasalnya fren tidak perlu takut dikejar masa kadaluwarsa. Berbisnis mainan pun bisa dijajal dengan modal awal variatif atau malah minim misal di bawah 10 juta rupiah.

Ringkasnya mainan bisa mendatangkan sukses. Hanya saja, bisnis mainan perlu pula strategi dan juga manajemen yang baik agar memberikan hasil optimal. Untuk sukses berbisnis mainan anak-anak, berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan.

Survey Lokasi dan Pasar

Survey lokasi wajib hukumnya guna memperoleh potensi penjualan yang menjanjikan. Beberapa lokasi dengan prospek menjanjikan untuk menjual mainan anak misalnya kawasan perumahan, sekitar sekolah, sekitar rumah sakit anak, sekitar wahana bermain, dan sebagainya. Bila fren tidak mendapatkan lokasi strategis tersebut bisa juga melirik lokasi ramai seperti pasar.

Di sisi lain, survey pasar dibutuhkan guna melihat produk mainan apa yang banyak diminati pasar. Dengan memilih produk mainan yang disukai pastinya membuka peluang terjual lebih cepat dan tidak perlu disimpan terlalu lama. Tidak hanya itu saja. Survei pasar bisa pula membantu fren dalam menentukan harga jual yang pas agar tidak terlalu rendah atau malah terlalu tinggi.

Strategi Promosi

Promosi jelas dibutuhkan agar produk yang fren tawarkan dikenal konsumen. Sehingga konsumen dapat mengetahui jenis mainan apa saja yang fren jual dan sekiranya dibutuhkan.

Kegiatan promosi kini pun bisa lebih mudah dilakukan. Pasalnya perkembangan teknologi memberi kemudahan tersendiri. Fren dapat berpromosi di dunia maya, media cetak, atau media elektronik lainnya.

Pilah Mainan Sesuai Usia Anak

Pilah-pilah mainan yang fren jual menurut usia anak. Hal ini penting karena mainan untuk anak usia 0-1 tahun pastinya berbeda dengan mainan untuk anak usia di atas 3 tahun. Pemilahan poduk yang fren lakukan mestinya juga memudahkan konsumen untuk memilih jenis mainan yang dibutuhkan.

Itulah beberapa langkah yang bisa dicoba agar sukses berbisnis mainan anak. Selain menjual mainan anak, fren bisa pula menjajal membuka penyewaan mainan anak. Seperti yang diketahui, anak-anak cepat bosan dengan mainan tertentu. Karena itu, para orang tua kini pun mulai melirik jasa persewaan mainan anak. Tentu kedua ladang untung ini bisa dicoba dijalankan berbarengan bukan? Sekian dan semoga memberi informasi yang menginspirasi.

Write a Reply or Comment