25 °C
haze
12
Mon
Jakarta

TPH CORNER

22 Sep 2015
By admintph

Akim Camara; Si Cilik Jago Violin

Akim Camara; Si Cilik Jago Violin

Parkstad Stadium penuh sesak dengan ribuan pasang mata yang sudah siap menonton pagelaran konser musik klasik atau orkestra. Setelah lagu dimainkan, tiba-tiba saja stadion berkapasitas 20 ribu orang di Kerkrade, Belanda tersebut pecah dengan standing applause para penonton yang menyaksikan seorang balita berusia 3 tahun yang tiba-tiba saja muncul dari balik backstage.

Fren, bocah cilik inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Akim Camara ini lahir di berlin pada 27 Oktober 2001 silam. Ketika konser tersebut di gelar, Akim baru berusia 3 tahun. Dia sendiri didaulat sebagai pemain pembuka ‘Flying Dutchman Concert’ oleh sang dirigen, yang ketika itu dipegang oleh Andre Rieu.

Setelah selesai membuat penonton berteriak histeris, Andre Rieu kemudian tidak segan memuji aksi bocah cilik tersebut. Baginya, pertemuan dengan Akim merupakan anugerah. Pasalnya, di usia yang masih sangat kecil, Akim telah berhasil memainkan violin dengan sangat baik, bahkan Andre mengakui jika permainan Akim jauh lebih baik ketimbang permainan dirinya.

Seketika itu penonton pun terpukau. Mereka tercengang, melongo, seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Bagaimana mungkin balita sekecil Akim Camara bisa memainkan alat musik yang terbilang sulit untuk dikuasai.

Ketika Akim mulai menggesekan busur biolanya ke dawai biola tersebut, penonton pun langsung terdiam. Dengan sangat manis, alunan musik hasil karya komponis legendaris Johan Strauss yang berjudul ‘Concerto G Major op.11′ pun tersaji seolah membuktikan jika apa yang dikatakan Andre tidaklah berlebihan.

Akim mampu memainkan lagu sulit tersebut dengan sangat baik. Sejak itulah nama Akim Camara menjelma menjadi Violinis termuda yang sanggup mencengangkan dunia ketika itu. Dengan wajahnya yang masih sangat polos, Akim seolah tidak sadar kalau puluhan ribu pasang mata sedang mengagumi dan menikmati aksinya.

Dia malah terlihat cuek dan menikmati permainanya sendiri sambil di temani oleh kelompok orkestra lainya sebagai pengiring. Dalam beberapa kondisi, tanpa di duga muncul ekspresi lucu darinya, yang secara otomatis disambut gelak tawa para penonton. Wajar sih, namanya juga bocah, pasti segala tingkahnya akan terasa sangat menggemaskan, apalagi yang disuguhkan Akim ini merupakan sesuatu yang luar biasa.

Nah Fren, kalau penasaran ingin menonton bagaimana aksi Akim Camara ketika asih 3 tahun membuat penonton terpukau, simak saja video berikut ini.

 

Write a Reply or Comment