26 °C
haze
12
Mon
Jakarta

TPH CORNER

25 Aug 2015
By admintph

Fransiska Wuda, Kartini Pejuang Gizi Anak Indonesia

Fransiska Wuda, Kartini Pejuang Gizi Anak Indonesia

Fren, yang namanya pelajaran bisa datang dari mana saja, termasuk dari pengalaman buruk yang sempat kita lalui. Hal inilah yang terjadi kepada Fransiska Wuda, salah seorang wanita yang merasa bingung memberikan makanan bergizi kepada anaknya, hingga anaknya tumbuh dengan tubuh yang kurus dan kecerdasan yang di bawah rata-rata.

Tidak ingin kondisi ini kembali terulang, wanita yang berusia 40 tahun tersebut kemudian mencari tahu dan belajar tentang cara pemberian makanan anak, semenjak dalam kandungan hingga usia dua tahun. Sampai akhirnya Fransiska sekarang ini aktif sebagai kader Posyandu sejak tahun 1998, dan dinobatkan sebagai kader terbaik versi Wahana Visi Indonesia pada tahun 2010 silam.

Tidak hanya itu, wanita asal Nusa Tenggara Timur tersebut juga selama ini aktif mempromosikan pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan seorang anak di Desa Tilang Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Flores, yang notabene merupakan tanah kelahirannya.

Dalam keterangannya, Fransiska menyatakan jika dirinya sangat bangga karena bisa membantu masyarakat tanah kelahirannya, walaupun dengan banyak keterbatasan. Walaupun begitu, perjuangan Fransisika ini tidak bisa dibilang mudah, dirinya mengaku salah satu hambatan yang paling besar adalah, terkadang apa yang diucapkan dan diterapkannya, terkadang tidak dimengerti oleh masyarakat.

Menurutnya, alam hal ini kesadaran orang tua merupakan hal yang sangat penting untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi anak, terutama kesadaran seorang ibu. Selama ini, banyak orang yang lebih memilih untuk memberikan makanan instan yang mudah dibuat, padahal di balik kemudahannya, tersimpan bahaya yang akan dirasakan si anak di kemudian hari.

Menurut Fransiska, ketika semua ibu di Indonesia ini sudah mengetahui dan memahami pentingnya gizi untuk anak, dan mampu melaksanakannya, dirinya optimis jika hal ini akan berpengaruh kepada perkembangan generasi penerus bangsa. Lebih jauh lagi, dengan generasi yang sehat, Fransiska yakin jika Indonesia akan menjadi lebih baik.

Sungguh sosok wanita yang sangat inspiratif. Semoga saja semangat perjuangan Fransiska ini kita tiru demi tumbuh kembang anak dengan pemenuhan gizi yang cukup. Bagaimana Fren, setuju dengan ini?

Write a Reply or Comment