26 °C
haze
12
Mon
Jakarta

TPH CORNER

11 Nov 2015
By admintph

Remaja Ini Buat Yayasan Anti Perdagangan Anak (Faye Simanjuntak)

Remaja Ini Buat Yayasan Anti Perdagangan Anak (Faye Simanjuntak)

Sejak 2 tahun lalu, Faye Simanjuntak berseliweran di sejumlah media ternama. Sosoknya begitu menginspirasi karena sukses mendirikan yayasan anti perdagangan anak. Mungkin akan jadi hal biasa, jika yang mendirikan adalah mahasiswa atau orang dewasa di kelembagaan sosial. Tapi akan jadi luar biasa bila pencetusnya adalah remaja yang baru berusia 11 tahun.

Kini, Faye sudah berusia 13 tahun dan yayasan sosialnya sudah berdiri sejak 2013 lalu. Apa sih yang membuat Faye tergerak mendirikan yayasan anti perdagangan anak? Untuk mengenal sosok belia berjiwa sosial ini, yuk kita ulas beberapa hal menarik tentangnya.

Berawal dari tugas sekolah saat SD

Jiwa sosial Faye sudah tertanam kuat sejak kecil. Saat duduk di kelas 3 SD ia pernah ikut penggalangan dana untuk panti asuhan. Setelah itu, Faye pernah mendapatkan tugas sekolah bertema child traddicking. Faye pun menggarap dengan hati hingga menyedot banyak perhatiannya. Di usia yang masih 9 tahun Faye memiliki keresahan dan kehawatiran pada nasib teman sebayanya.

Ia pun sempat menuturkan keinginannya membangun yayasan pada orang tua. Namun ditolak karena usianya terlalu kecil. Faye pun tak pantang menyerah dengan aktif melakukan kegiatan amal. Kemudian di 2013, sang ibunda akhirnya menyetujui keinginan Faye. Dibantu sejumlah orang berpengalaman, Faye mendirikan sebuah yayasan dengan nama “Rumah Faye”.

Dedikasi Faye untuk Yayasan Anti Perdagangan Anak “Rumah Faye”

Bukan hal mudah membesarkan sebuah yayasan, apalagi dilakukan oleh anak-anak. Faye masih harus belajar, ikut bimbingan dan mengurus Rumah Faye. Namun ia melewatinya dengan suka cita dengan mengorbankan waktu bermain. Faye banyak memanfaatkan waktunya untuk aktif di yayasan dan melakukan kegiatan sosial.

Sejumlah staf yang bekerja di Rumah Faye pun kagum dengan sosok kecil tersebut. “Saat pertama bergabung saya kaget dia baru 11 tahun. Namun ketika mengobrol pikiran Fare benar-benar jauh ke depan. Banyak hal yang tak kepikiran oleh saya, tapi dia bisa lihat itu,” terang Jane Happy.

Upaya Faye Menekan Perdagangan Anak di Indonesia

Karena masih belia, Faye lebih banyak disibukkan dengan upaya pencegahan. Dia aktif bersosialisasi ke sekolah yang ada di kawasan Jabodetabek. Gadis hiperaktif ini menjadi pembicara di sejumlah acara terkait child trafficking. Misalnya saat menghadiri ajang Fighting Against Child Trafficking di Jakarta, Hari Anak Nasional di Istana Bogor hingga audiensi bareng Mensos Khofifah Indar.

“Kita (anak-anak) berhak mendapat perlindungan dan kasih sayang,” ungkap Faye. “Aku sampaikan pada teman dan orang lain bahaya child trafficking. Responnya baik dan luar biasa ternyata.”

Saat diundang ke sejumlah acara televisi, Faye juga kerap memaparkan pemikirannya. Dia berbagi ilmu, pengalaman dan menemukan solusi mengatasi masalah perdagangan anak.

Write a Reply or Comment