31 °C
scattered clouds
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

29 May 2015
By admintph

Sabar Gorky Pendaki Tangguh Berkaki Satu

Sabar Gorky Pendaki Tangguh Berkaki Satu

Biasanya orang mudah menyerah dengan keterbatasan yang dimilikinya. Tapi hal itu tidak terjadi pada Sabar Gorky. Kecintaannya pada aktivitas pendakian gunung, tak pernah terhalangi meskipun dia hanya memiliki satu kaki. Sehingga apresiasi luar biasa banyak diberikan kepada pendaki hebat ini. Semangatnya ini menjadi inspirasi bagi kaum disabel lain dan juga manusia pada umumnya, fren.

Menyukai panjat dinding dan pendakian gunung sejak remaja

Pria asal Gendingan, Jebres, Solo, Jawa Tengah ini dikenal sebagai pendaki gunung dan juga pemanjat tebing yang sangat handal. Sebenarnya dia terlahir dengan dua kaki yang normal. Sejak remaja dia sudah sangat mencintai olahraga petualangan. Berbagai gunung di Jawa pernah dia taklukkan. Diantaranya seperti gunung Sumbing, Sindoro, Lawu, Merbabu dan Merapi.

Tak puas hanya itu, dia juga mendaki sejumlah gunung tertinggi di Indonesia. Hingga kini sudah tak terhitung lagi jumlah gunung yang pernah didakinya, termasuk sejumlah gunung tertinggi di luar negeri. Dia akhirnya harus pasrah kehilangan kaki kanannya untuk diamputasi, karena mengalami kecelakaan serius.

Kecelakaan yang merenggut kakinya itu, terjadi saat Sabar Gorky baru berusia 28 tahun. Tapi kenyataan itu tidak membuatnya terus larut dalam kesedihan. Semangatnya justru semakin besar dalam menjalani kehidupan dan ikhlas dengan keadaan yang menimpanya. Kehilangan satu kaki tak menyurutkan kegemarannya dalam mendaki gunung dan memanjat tebing yang sudah menjadi aktivitas utamanya mulai tahun 1985 silam.

Menyumbang medali emas di kompetisi panjang dinding ASIA

Prestasi Sabar Gorky di bidang ini tidak menjadi menurun, karena kecelakaan tersebut. Justru dia berhasil meraih banyak prestasi. Dengan satu kakinya dia berhasil menyumbangkan medali emas bagi bangsa Indonesia, dalam ajang Kejuaraan Panjang Dinding tingkat Asia pada tahun 2009.

Dirinya pun dipercaya sebagai penyala api dengan cara yang sangat unik pada ajang ASEAN Paragames yang berlangsung di Solo pada tahun 2012. Caranya terbilang unik, karena dia bergelantungan di dinding tribun yang digunakan penonton.

Pengalaman lain yang sangat berkesan baginya adalah saat Sabar Gorky sukses menaklukkan puncak Elbrus. Dimana merupakan puncak tertinggi di benua Eropa di tahun 2011. Dirinya sukses mengibarkan bendera merah putih di puncak Elbrus. Kesuksesannya ini membuatnya menjadi pusat perhatian media lokal, nasional hingga media internasional. Peristiwa itu semakin berkesan, karena kala itu bersamaan dengan hari kemerdekaan Republik Bangsa Indonesia.

Saat ini Sabar Gorky hidup dengan bahagia bersama istri tercinta Leny Indria dan anak tunggalnya, Novalia Eka. Bekerjasama dengan para rekannya, dia mengembangkan kelompok pendampingan untuk olahraga petualangan. Kelompok itu dinamakan Sabar Gorky Adventure. Puncak gunung tertinggi di kawasan Afrika yaitu Kilimajaro menjadi obsesi berikutnya.

Baginya puncak gunung memang bukan semata-mata untuk ditaklukkan. Tapi juga untuk bersahabat dengan gunung tersebut. Sehingga selain mendakinya, seharusnya pendaki juga menjaga kelestarian alamnya. Sehingga tidak menjadi rusak karena ulah pendaki gunung yang tidak bertanggung jawab. Bagaimana fren? Apakah Sabar Gorky mampu menginspirasi. Sebarkan inspirasi ini dan jangan lupa berikan saran di kolom komentar.

Write a Reply or Comment