31 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

25 Oct 2015
By admintph

Sopir Bus Malam Ini Bisa Mendirikan Sekolah

Sopir Bus Malam Ini Bisa Mendirikan Sekolah

Jika melihat tampangnya, tidak ada yang istimewa dari seorang sopir bus malam yang bernama Alan ini. Perawakannya yang tinggi besar dengan rambutnya yang gondrong cocok dengan profesinya yang sering berurusan dengan preman dan kerasnya jalanan. Tapi di balik wujudnya yang sangar, Alan merupakan sosok yang sangat inspiratif.

Bagaimana tidak? Dengan upah yang hanya Rp250.000 untuk membawa penumpang sejauh 460 km, atau kurang lebih 2 s/d 4 juta per bulan, dia sanggup membangun sebuah sekola. Dari sebagian penghasilannya itu, dia sisihkan untuk gaji guru di sekolah yang dia bangun sendiri, yang bernama MIS (Madrasyah Ibtidaiyah Swasta) Darul Ulum.

Alan sendiri membangun sekolah tersebut mulai tahun 2009 silam. Sampai sekarang, siswa yang dia miliki sebanyak 68 orang, yang terdiri dari kelas 1 sampai dengan kelas 5. Di tahun 2015 ini, MIS Darul Ulum dijadwalkan akan mengikuti ujian nasional.

Untuk memberikan pengakuan atas status Lulusan MIS Darul Ulum, sekarang ini Alan sedang berusaha untuk melakukan komunikasi dengan MIN (Madrasyah Ibtidaiyah Negeri) terdekat untuk menerima keikutsertaan siswanya mengikuti ajang UN melalui ujian persamaan bersama dengan MIN terdekat.

MIS Darul Ulum sendiri dibangun dengan sangat sederhana, dan dikepalai oleh Sutamin, S.Pd dengan 8 tenaga pengajar yang secara sukarela mengajar di sekolah tersebut. Tentu saja upah yang mereka terima pun hanya sekadarnya saja. Selain itu, sekolah ini pun hanya memiliki 4 ruangan, yaitu 3 ruang kelas digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, dan 1 ruang lagi digunakan sebagai ruang guru.

Untuk menampung para pelajar, waktu belajar di sekolah ini dibagi menjadi dua waktu, kelas 1 s/d 3 belajar dipagi sampai menjelang siang, dan sedangkan kelas 4 s/d 5 belajar siang sampai dengan sore hari.

Mengenai Alan sendiri, dia tidak mendapatkan pendidikan yang tinggi. Dia hanya sanggup bersekolah hingga SMA saja. Karena pengalaman hidupnya dari daerah yang satu ke daerah lainnya, supir Bus malam ini melihat langsung bagaimana pola pergaulan anak remaja sekarang. Hal inilah yang membuat Alan bertekad untuk membangun sekolah agama di dusun Tololai Desa Mawu kecamatan Ambalawi Kab Bima.

Hingga saat ini, Alan menuturkan jika pemerintah daerah ataupun Departemen Agama, belum pernah memberikan bantuan apapun untuk MIS Darul Ulum ini. Walaupun begitu, dia tetap bangga karena lewat kesederhanaan ini, dirinya bisa turut serta membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan sekadarnya.

Write a Reply or Comment