31 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

25 Oct 2015
By admintph

Sosok Belia Di Balik Penelitian Kapur Giling

Sosok Belia Di Balik Penelitian Kapur Giling

Bagi beberapa orang, mungkin ampas tebu dan batu kapur giling tidak ubahnya seonggok sampah yang tidak berguna. Tapi di tangan 2 orang siswa SMA PGRI 2 Kayen ini, barang yang tadinya remeh ini dibuat lebih berharga. Bahkan lewat produk ciptaannya, kedua anak ini berhasil berangkat ke Amerika untuk mengikuti ajang Genius Olympiad.

Dia adalah Rafi Jaya Sutrisno dan Firman Adi Nugroho, siswa kelas X SMA PGRI 2 Kayen, sang penemu batako kualitas super yang diklaim anti gempa. Menurut keterangan guru pembimbingnya, Muhammad Rouf, kedua anak tersebut berangkat ke Genius Olympiad di New York, berkat keberhasilannya meraih medali perunggu dalam ajang Indonesia Science Project Olympiade (ISPO) tingkat nasional di Jakarta.

Menurutnya, penambahan abu ampas tebu dan batu kapur giling pada batako tahan gempa ini menggunakan komposisi yang sangat sederhana. Walaupun begitu, bukan hasil pencampurannya saja yang luar biasa, tapi hasil penemuannya itu yang sanggup menghasilkan batako berkualitas tinggi.

Penggabungan komposisi ini sendiri sudah sesuai dengan hasil uji laboratorium bahan dan konstruksi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang.

Mengenai kekuatan produk batakonya sendiri, Muhammad Rouf menyatakan jika kualitas batako ini masih berada di batako kelas dua, tapi hampir menyerupai kekuatan batako kelas satu. Hanya saja yang menjadi istimewa adalah, batako ini bisa mengurangi pemakaian semen, sehingga biaya pembuatan batako bisa lebih murah, mudah dan tentu saja bermanfaat ganda.

Keberhasilan Firman Adi Nugroho dan Rafi Jaya Sutrisno ini sendiri bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, kakak kelas kedua anak ini, Aprilia Sofa Marwaning Tyas, sempat sukses meraih medali perak dalam ajang Internasional Young Inventors Projet Olympiad di Georgia pada bulan April 2013 silam.

Sebelumnya, Aprilia sendiri sempat menyabet medali perak dalam ajang ISPO 2013 di Jakarta dengan materi penelitian Penelitian bio fungisida dengan memanfaatkan kulit kapuk randu. Sangat luar biasa! Bagaimana dengan kamu sendiri Fren, penelitian apa yang sekarang ini sedang kamu lakukan?

Write a Reply or Comment