31 °C
moderate rain
19
Mon
Jakarta

TPH CORNER

30 Oct 2015
By admintph

Stuntman; Sosok Dibalik Adegan-Adegan Berbahaya Film Box Office

Stuntman; Sosok Dibalik Adegan-Adegan Berbahaya Film Box Office

Banyak adegan yang memukau dalam sebuah film action, dari mulai adegan kebut-kebutan di jalan, aksi pertarungan brutal bagaikan binatang, dan berbagai aksi lainnya. Melihat hasil film yang begitu memukau, tentu kita akan berpikir jika para aktor telah melakukan pekerjaannya dengan sempurna. Bahkan mereka telah bertaruh nyawa untuk mendapatkan gambar yang terbaik.

Tapi apakah itu benar hanya jasa dari sang aktor saja?

Tentu saja tidak. Tidak semua bintang film mau melakukan adegan berbahaya. Biasanya, adegan yang berisiko tinggi akan diserahkan kepada pemeran pengganti atau yang dikenal dengan nama stuntman. Jadi tugas sendiri adalah, menggantikan bintang film ketika melakukan adegan yang berbahaya. Nggak adil banget kan? Yang kerja kerasnya stuntman, yang terkenalnya malah sang aktor.

Itulah risiko menjadi stuntman. Mereka merupakan bintang yang sangat berharga, tapi tidak pernah dimunculkan ke permukaan. Selain itu, fungsi stuntman sendiri untuk melindungi sang aktor dari kecelakaan fatal yang mungkin saja bisa menghambat proses produksi film tersebut. Lagian nggak lucu juga kan jika ada film yang harus dibuat setengah-setengah karena bintangnya mengalami kecelakaan fatal?

Sudah Ada Sejak Dulu

Peran stuntman dalam sebuah film Action tidak bisa diragukan lagi. Bahkan mereka sudah ada sak era film bisu buatan Charlie Chaplin di tahun 1900-an. Setelah itu, penggunaan stuntman semakin populer seiring tumbuhnya industri film Holywood di tahun 1930-an. Ketika itu, banyak film yang bertema koboi, yang membutuhkan stuntman untuk memainkan adegan berbahaya yang harus dilakukan sang bintang.

Untuk memproduksi film ini, banyak sutradara Hollywood yang membutuhkan banyak stunman yang mahir menunggang banteng dan kuda. Alhasil, akhirnya koboi asli ramai-ramai turun gunung dan pindah profesi menjadi stuntman. Kala itu, dunia Hollywood mencatat nama Yakima Canutt sebagai salah satu stuntman terbaik di eranya.

Selama 20 tahun, Yakima memainkan berbagai adegan sulit, contohnya saja menunggang kuda samnil berdiri, atau bergumul dengan banteng buas dan berenang melintasi sungai besar. Di era pensiunnya, Yakima kemudian mendirikan perusahaan stuntman sendiri. Dia kemudian merekrut banyak orang baru untuk dilatih menjadi seperti dirinya.

Seiring perkembangan teknologi, peran stuntman masih terus dibutuhkan, walaupun kini tingkat keamanannya sudah lebih baik. Walaupun begitu, tetap saja mereka harus siap dengan segala risiko yang ada, termasuk risiko kecelakaan fatal. Well, bagaimana Fren, kamu berminat untuk menjadi salah satu stuntman?

Write a Reply or Comment