29 °C
few clouds
16
Fri
Jakarta

TPH CORNER

07 Oct 2015
By admintph

Wishnutama, Sosok Inspiratif di Pertelevsian Indonesia

Wishnutama, Sosok Inspiratif di Pertelevsian Indonesia

Walaupun terbilang cukup baru, tapi Net TV sudah mampu mencuri jutaan pasang mata warga Indonesia, dan bahkan hingga ke negara tetangga. Tentu saja itu semua karena program-program yang disajikan stasiun televisi ini terbilang menarik. Sebut saja Ini Talkshow yang dibintangi oleh Sule dan Andre, acara Sarah Sechan dan beberapa acara menarik lainnya.

Tapi Fren, kamu tahu nggak siapa orang yang paling berperan di balik kesuksesan Net TV?

Adalah Wishnutama, pria yang menjabat sebagai CEO Net TV ini merupakan sosok penting di balik melesatnya stasiun televisi yang masih terbilang bayi ini. Nama Wishnutama sendiri bukan nama asing di dunia pertelevisian Indonesia, mengingat sebelumnya, Wishnutama merupakan sosok penting di balik kesuksesan Trans TV dengan beberapa program terbaiknya, seperti Opera Van Java dan lainnya.

Wishnutama Kusubandio, itulah nama lengkapnya. Pria bertangan dingin ini lahir pada 4 Mei 1976, dan menimba ilmu di Mount Ida College Boston, Amerika Serikat. Tahun 1994 silam, dia akhirnya pulang ke Indonesia dan bekerja di salah satu televisi swasta, Indosiar, sebagai Supervisor On Air Promotion.

Hanya bertahan satu tahun Wishnutama kemudian pindah ke divisi produksi sebagai Producer Director. Hingga akhirnya, kariernya mulai menanjak ketika dia menjabat sebagai Executive Producer News and Production Division. Di Indosiar sendiri, Wishnutama dikenang karena berperan penting dalam membuat program acara populer seperti Gebyar BCA, Saksi dan Patroli.

Tujuh tahun berkarya di Indosiar, akhirnya tahun 2001 silam, Wishnutama memutuskan untuk pindah ke Trans TV, dan menduduki jabatan sebagai Kepala Divisi Produksi. Hanya butuh waktu 3 tahun, akhirnya dia diberi kepercayaan untuk memegang jabatan Direktur Operasional, dan setahun kemudian meningkat menjadi Wakil Direktur Utama.

Di bawah kepemimpinan Wishnutama, nama Trans Corp mulai di perhitungkan setelah beberapa programnya mampu mencuri perhatian penonton. Sebut saja Extravaganza, Termehek-Mehek, Dunia lain, Opera Van Java, Indonesia Mencari Bakat dan Empat Mata.

Selama 11 tahun mengembangkan Trans Corp, akhirnya pada tahun 2012 silam Wishnutama memilih untuk mengundurkan diri. Bersama dengan Agus Lasmono, akhirnya dia membangun stasiun televisi baru yang bernama NET TV, yang merupakan singkatan dari News and Entertainment Television.

Bersama NET TV, lagi-lagi Wishnutama membuktikan kalau dirinya merupakan maestro handal yang pintar menarik perhatian publik. Lantas, kejutan apa lagi sih yang akan diberikan Wishnutama bersama dengan Net TV? Kita nantikan saja Fren!

Write a Reply or Comment