30 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

01 Jan 2016
By admintph

Happy New Year!

Happy New Year!

Happy New Year! Tentu masih belum terlambat bukan untuk mengucapkan selamat tahun Baru 2016. Tahun 2015 memang telah berlalu. Namun, tidak lantas bisa dilupakan begitu saja. Pastinya ada banyak kejadian yang dapat dipetik menjadi pembelajaran di tahun yang telah lalu. Dengan demikian, besar harapan agar tahun 2016 ini bisa dilalui dengan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Bagi beberapa orang, event tahun baru menjadi saat paling tepat membuat resolusi baru. Mungkin fren juga memiliki pemikiran yang sama. Lantas apa resolusi fren untuk tahun ini? Resolusi yang dibuat bisa terkait dengan pendidikan, karir pekerjaan, ataupun hubungan dengan pasangan. Untuk fren yang sedang dimabuk asmara bersama pasangan, mungkin 3 resolusi tahun baru kali ini patut pula dituliskan.

Tekan Gaya Berpacaran Berlebihan

Resolusi pertama tekan gaya berpacaran berlebihan. Sekedar merayakan hari jadi mungkin tidak melulu harus makan di tempat mewah dan memberi hadiah mahal. Fren bisa mengubah gaya berpacaran yang lebih sederhana tanpa harus mengabaikan kesan menyenangkan yang bisa dinikmati bersama. Karena perlu fren tahu, hal-hal biasa yang sederhana bisa juga meninggalkan memori manis yang tidak bakal dilupakan bersama pasangan.

Semakin bertambah usia, maka fren pun akan semakin menyadari kalau hubungan yang berhasil tidak harus diawali dengan hal mewah. Tepat fleksibel dan yang penting nyaman. Karena suatu hubungan sebenarnya tidak berkaitan dengan seberapa besar momen yang diukir bersama, tetapi seberapa membekas hingga tidak bisa dilupakan. Dalam suatu hubungan sudah seharusnya ada rasa saling menghormati dan memberi apresiasi.

Lebih Banyak Mendengar

Resolusi ini mungkin cukup klise terdengar. Akan tetapi, mengoptimalkan fungsi telinga bisa jadi senjata ampuh mempertahankan hubungan. Mendengarkan adalah hal sederhana yang kadang cukup sulit dilakukan. Karena rela mendengar berhubungan langsung dengan ego diri. Bila tidak bisa mengerem dan sabar, bisa jadi bubar. Namun, sekali fren bisa mulai mendengarkan pasangan untuk setiap ceritanya baik tentang kegundahannya, cerita hariannya, ataupun mimpi-mimpi di masa depan, maka itu perkembangan yang bagus.

Apapun cerita pasangan cobalah untuk mendengar. Cara mudah ini cukup efektif membuat hubungan berjalan lancar hingga tahapan yang lebih serius. Bila fren beruntung, kesadaran untuk mendengarkan pasangan bisa pula membuka hatinya untuk ikut giliran mendengarkan setiap cerita yang fren lontarkan.

Menjaga Martabat

Menjaga martabat adalah poin penting yang tidak boleh dilupa. Hindari dan jauhi seks bebas sebelum menikah. Meski sudah menjalin ikatan pacaran selama beberapa waktu, masih ada batasan yang mestinya saling diperhatikan. Apalagi bila fren masih memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pastikan fren benar-benar mengenal siapa pasangan sebelum mengambil keputusan melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Write a Reply or Comment