31 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

07 Oct 2015
By admintph

Metamorfosa; Ringkasan Perjalanan Andien Selama 15 Tahun

Metamorfosa; Ringkasan Perjalanan Andien Selama 15 Tahun

Fren, siapa sih yang tidak kenal Andien Aisyah. Penyanyi bersuara emas ini dikenal sebagai penyanyi jazz papan atas yang sudah malang melintang di jagat hiburan Indonesia. baru-baru ini, Andien sukses menggelar sebuah konser tunggalnya, yang bertajuk Metamorfosa. Konser Andien kali ini terasa spesial karena dianggap sebagai rekam jejak karirnya selama 15 tahun berkecimpung di dunia musik.

Selasa (15/9/2015), Plenary Hall Jakarta Convention Center terasa riuh dan hangat ketika suara khas Andien menyapa penonton dengan lantunan beberapa bait langgam Jawa. Tembang Macapat ini sendiri sengaja diambil Andien karena sejak kecil, ibunya selalu melantunkan tembang ini. Sapaan Andien pun terasa spesial dengan sentuhan latar visual dirinya yang menari dalam konsep siluet.

Perpaduan Fashion dan Musik

Hadir dengan mengenakan gaun biru berbahan ringan bertabur kristal, Andien terlihat sangat gemerlap. Pemilihan busana yang apik karya karya 5 perancang mode papan atas Indonesia, Didi Budiardjo, Mel Ahyar, Sapto Djokokartiko, Tri Handoko dan Danjyo Hiyoji, seolah ingin menegaskan jika Fashion dan Musik merupakan saudara tua yang terlihat sempurna ketika bersama.

Malam itu, Andien sepertinya ingin membangun perhatian yang hangat dari semua aspek. Bahkan di sela lagu, penyanyi berusia 30 tahun tersebut kerap menyisihkan cerita tentang kejadian dan sosok yang membuatnya bisa terus berkarya hingga saat ini. Tidak hanya itu, penyanyi yang mulai berkarier di dunia musik sejak tahun 2000 tersebut, mempertontonkan kemampuannya dalam menari dan membuat orang senang dengan guyonan-guyonan kecil nan renyah.

Konser yang dimulai pada pukul 20.32 WIB itu sukses memancarkan aura bintang Andien secara keseluruhan. Dalam kesempatan tersebut, pemilik nama lengkap Andini Aisyah Haryadi itu menyanyikan beberapa lagu Hits miliknya, yakni Aku Di Sini Untukmu, Gemintang, Rindu Ini, Satu yang Tak Bisa Lepas, Valentine, Meniti Pelangi, Sahabat Setia, hingga Moving On dan Akankah Mungkin.

Yang spesial, dalam kesempatan ini, Andien pun menyempatkan diri untuk melantunkan sebuah lagu yang dipersembahkan khusus untuk almarhum Elfa Secioria, yang berjudul Selamat Jalan Kekasihku. Lagu ini sendiri ditulis oleh Elfa dan belum pernah direkam dalam album Andien. Konser yang berjalan 2,5 jam tersebut sukses membuat kesan yang indah dan penuh cinta.

Well, terima kasih Andien untuk karya-karyanya. Semoga terus kamu produktif hingga masa tua nanti!

Write a Reply or Comment