27 °C
broken clouds
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

07 Oct 2015
By admintph

Review Bon Jovi Live in Jakarta

Review Bon Jovi Live in Jakarta

Fren, 11 September 2015 kemarin, Jakarta menjadi saksi bagaimana band rock asal New Jersey, Amerika Serikat, Bon Jovi, mengguncang bumi Indonesia dalam rangkaian tur Asia mereka. Sayangnya, kali ini mereka tampil tanpa kehadiran gitaris iconic Richie Sambora. Walaupun begitu, hal ini tidak mengurangi kesan yang manis yang mereka tinggalkan untuk 40 ribu penonton di Stadion GBK, Senayan, Jakarta.

Acara di mulai tepat pukul 19:00 WIB, di mana kala itu Sam Tsui muncul sebagai pembuka konser Bon Jovi di Jakarta. Sayangnya, sambutan dingin harus diterima Sam, bahkan ketika akan menyanyikan satu lagu terkahir, banyak penonton berteriak huuu sebagai bentuk ketidakpuasan penonton kepada penyanyi pemenang program Youtube CenterStage tersebut.

Setelah Sam Tsui turun panggung, barulah seisi GBK mulai memanas ketika penyanyi Judika memimpin penonton untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tanpa komando, penonton pun langsung ikut bernyanyi dipandu dengan lengkingan indah suara Judika.

Telat 30 Menit

Walaupun sempat harus menunggu sekitar 30 Menit untuk menyaksikan Band kesayangannya (tanpa alasan yang jelas), tepat pada pukul 20:30 WIB, rasa dahaga penggemar Bon Jovi di Indonesia langsung terpuaskan dengan suguhan 3 lagu pembuka, dimulai dari lagu berjudul Wather, Who Says, dan diakhiri dengan Lost Highway.

Tidak sampai di situ saja, di akhir lagu ke-4, Raise Your Hands, para penonton langsung berkaraoke masal menyambut lantunan salah satu Hits Bon Jovi, You Give Love a Bad Name. Seolah tidak mau kehilangan momen ini, secara tiba-tiba langit GBK dipenuhi dengan kelap kerlip layar smartphone yang di angkat ke udara. Sungguh pemandangan yang epik dan sangat manis!

Tidak terasa, sudah beberapa lagu yang dinyanyikan oleh para awak Bon Jovi, tapi tenaga para personilnya yang sudah tidak bisa dikatakan muda lagi (kecuali gitaris pengganti Sambora yang terlihat sedikit muda), terlihat belum surut. Bahkan lagi-lagi Bon Jovi memberikan kejutan dengan lagu barunya, We Don’t Run yang tersaji dalam album terbaru Bon Jovi, berjudul Burning Bridges.

Sebagai catatan, lagu ini sendiri terasa spesial karena pertama kali dimainkan secara live di Indonesia. Sejatinya, lagu ini pertama kali akan dimainkan di Tiongkok. Sayang, konser Bon Jovi Live 2015 di Tiongkok dibatalkan. Dan akhirnya, Indonesia-lah yang menjadi Negara pertama yang mendengarkan versi live lagu tersebut.

Bad Medicine hadir sebagai lagu pamungkas dalam konser Bon Jovi di Jakarta kali ini. Jon Bon Jovi (vokal), Tico Torres (drum), David Bryan (keyboard), Hugh McDonald (bas), dan Phil X (gitar), benar-benar sukses mengobati kerinduan para penggemarnya. Bahkan teriakan we one me menjadi koor yang membuat konser kembali berlanjut dengan hadirnya 3 lagu penutup yang manis, Runaway, Have a Nice Day dan Prayer.

Walaupun tidak membawakan lagu Always, Bed of Roses dan Thank You for Loving Me yang merupakan Hits Bon Jovi di Indonesia, siapapun yang hadir malam itu setuju, konser Bon Jovi 2015 ini akan tercatat sebagai salah satu sejarah besar konser musik Rock terbesar di Indonesia. Terimakasih dan sampai jumpa lagi, Bon Jovi! Kami akan selalu menantikan kedatanganmu kembali!

Write a Reply or Comment