31 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

21 Mar 2016
By admintph

Jalan-Jalan ke Pulau Lembeh, Sulawesi Utara

Jalan-Jalan ke Pulau Lembeh, Sulawesi Utara

Fren, apa sih yang kamu pikirkan tentang Sulawesi Utara? Harus diakui jika Sulawesi Utara sangat terkenal dengan Bunaken-nya. Bahkan  destinasi wisata yang dikenal dengan keindahan lautnya ini sudah dianggap sebagai ikon wisatanya Sulawesi Utara, dan tentu saka Indonesia.

Tapi jangan salah lho Fren, ternyata Sulawesi Utara pun memiliki surga bawah laut tersembunyi lainnya dia dalam Pulau Lembeh, pulau yang dikatakan memiliki spot diving yang sangat menarik, dan bahkan keindahannya sanggup menyaingi Bunaken.

Pulau Lembeh secara resmi berada di wilayah administratif Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Kalau ingin pergi ke sana, harus harus menempuh perjalanan dari Manado menuju Bitung terlebih dahulu, dengan lama perjalanan selama 45 menit.

Ketika sampai di Bitung, untuk bisa sampai ke Pulau Lembeh, terlebih dahulu kamu harus naik perahu dari Dermaga Ruko Pateten, dengan lama perjalanan sekitar 15 menit. Jangan khawatir Fren, biaya angkutan laut ini cukup murah kok, kalau nggak salah hanya sekitar Rp. 10.000 per orang.

Ketika sampai di sana, sambutan pasir putih dan semilir angin laut akan menyapamu. Selain itu, di sini kamu pun bisa menikmati keindahan alam bawah laut yang bisa kamu jelajahi dengan cara menyelam, dengan jumlah sekitar 88 spot penyelaman yang bisa kamu pilih.

Dengan segala keindahannya, tidak heran jika setiap hari selalu dikunjungi para wisatawan yang hanya ingin mencicipi bagaimana kelezatan menu bawah air selat Lembeh ini dengan beragam jenis ikan, karang laut dan lainnya.

Selain menikmati wisata bawah air, Pulau Lembeh pun memiliki sajian alam lainnya yang terletak di Kecamatan Lembeh Utara yang bernama Pintu Kota Kecil. Untuk menuju ke sana, kamu bisa menumpang perahu taksi bermotor dengan lama perjalanan selama 20 menit.

Jangan khawatir bosan ditengah jalan, karena sepanjang perjalanan kamu akan dimanjakan dengan pemandangan jenis kapal, dari mulai perahu tradisional, perahu berukuran besar yang tengah berlabuh di Selat Lembeh, hingga dermaga Angkatan Laut RI dengan kapal-kapal tempurnya.

Sesampainya di Pintu Kota Kecil, kamu akan disambut oleh sekitar 80 kepala keluarga yang hampir semuanya merupakan suku Sanger. Cobalah untuk menikmati keindahan alamnya, dan menginaplah disini untuk menikmati tarian Ampa Wayer, yang merupakan tarian pergaulan sesama warga.

Write a Reply or Comment