31 °C
moderate rain
19
Mon
Jakarta

TPH CORNER

23 Mar 2016
By admintph

Liburan Bareng Ratusan Ular Jinak di Pulau Ular, NTB

Liburan Bareng Ratusan Ular Jinak di Pulau Ular, NTB

Berbicara masalah ular, wajar kalau kamu langsung membayangkan hal-hal menyeramkan dari reptil yang satu ini. apalagi kalau berbicara masalah ular laut yang dikenal sebagai salah satu jenis ular yang paling mematikan di muka bumi ini.

Tapi berbeda dengan kebanyakan ular lainnya, di NTB, atau lebih tepatnya di Pulau Ular, kamu justru akan menemui banyak sekali reptil mematikan ini. Bahkan uniknya lagi, ular-ular ini dibiarkan hidup bebas dan bahkan menjadi salah satu destinasi wisata terbaik. Waduh!

Kalau kamu punya nyali lebih, Pulau Ular merupakan destinasi yang bisa jadi pilihan unik untuk mengisi waktu liburan kamu. Tapi jangan  parno dulu Fren, konon ular-ular di pulau ini sangat jinak. Bahkan hingga kini, belum ada riwayat ada wisatawan yang terluka karena digigit ular.

Bahkan menurut Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menyatakan jika ular-ular yang berkeliaran di pulau ini merupakan ular yang sangat unik dan mau bersahabat dengan wisatawan, walaupun memang jenis ular disini merupakan salah satu jenis ular yang berbisa.

Ular-ular di sini kebanyakan memiliki corak berwarna putih, hitam dan perak mengkilap. Bahkan ketika tersorot matahari, ular-ular ini seolah bercahaya dan seolah menggoda kamu untuk memegangnya, dan bermain atau bahkan berfoto bersamanya.

Kenapa bisa ular-ular ini bisa jinak?

Entahlah, hingga kini belum diketahui kenapa ular-ular disini begitu jinak kepada para wisatawan dan masyarakat sekitar. Menurut beberapa mitos, ular-ular ini merupakan pasukan Belanda yang dikutuk karena ingin memasuki Bima, sedangkan pulaunya sendiri merupakan kapal Belanda tersebut.

Terlepas dari semua mitos ini, ular-ular di sini memang sangat unik, mereka dipercaya tidak akan bisa dibawa kemana-mana. Kalau sampai ada yang membawanya, ular ini akan segera kembali ke komunitasnya. Kalau tidak bisa kembali, maka Desai Pai akan terkena bencana.

Hal inilah yang membuat masyarakat sekitar sangat menjaga kelestarian satwa yang satu ini. Walaupun begitu, tidak ada wisatawan yang dibuat kaget karena si ular secara tiba-tiba muncul dari belakang, melintasi tubuh wisatawan dan sejumlah ulah usil lainnya. Ehm, kamu berani berliburan di Pulau Ular?

Write a Reply or Comment