26 °C
haze
12
Mon
Jakarta

TPH CORNER

26 Nov 2015
By admintph

Yang Harus Diperhatikan Solo Traveler

Yang Harus Diperhatikan Solo Traveler

Bagi banyak orang bepergian sendirian rasanya kurang menyenangkan. Selain itu kamu juga akan kesulitan kalau terjadi apa-apa selama di perjalanan karena nggak ada yang bisa menanggung deritamu bersama-sama. Tetapi bagi sebagian orang, traveling sendirian atau solo traveling bisa menjadi pengalaman traveling yang mengubah hidup. Banyak solo traveler yang mengaku bahwa ia semakin menemukan jati dirinya sendiri setelah melakukan perjalanan. Plus, kamu bebas dan nggak terikat sama apapun karena kamu hanya punya dirimu sendiri untuk ditanggung. Yuk simak hal-hal berikut ini kalau kamu tertarik ingin mencoba solo traveling.

Jaga keamanan sendiri

Mungkin kamu berpikir bepergian sendirian akan lebih mudah untuk jadi target sasaran kriminal atau kecurangan. Tetapi dengan solo traveling justru kamu bisa membaur lebih baik dan nggak terlihat seperti turis. Hindari berjalan di jalanan kota dengan tampang bingung yang bolak balik melihat peta atau melihat buku panduan. Cari tahu berapa ongkos transportasi umum sebelum kamu naik kendaraan. Selalu bawa kartu identitas di tempat yang tidak bisa lepas darimu. Simpan nomor penting untuk keadaan darurat misalnya nomor polisi, dan juga nomor kantor perwakilan negara kalau kamu bepergian ke luar negeri. Jangan katakan kepada orang lain kalau kamu bepergian sendirian, kadang mengatakan kebohongan (white lie) bisa menyelamatkan hidupmu.

Jangan takut untuk membaur

Apa yang membuat Fren masih ragu untuk traveling sendirian? Takut kesepian? Ini bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk meningkatkan skill bersosial kamu karena kamu akan “dipaksa” untuk membaur dengan masyarakat lokal agar traveling kamu bisa lancar. Bahkan bukan mustahil kalau kamu bertemu dengan traveler yang lain dan bisa saling berbagi. Kamu juga bisa iseng ikut melakukan apa yang masyarakat lokal lakukan untuk mendapatkan pengalaman traveling yang lebih personal. Jangan takut untuk membuka diri dan memperluas duniamu.

Menyibukkan diri

Misalnya ketika saat kamu makan di sebuah restoran atau kafe, jika kamu punya traveling partner maka kamu bisa makan tanpa rasa bosan. Tetapi jika kamu sedang solo traveling, kamu bisa menyingkirkan kebosanan dengan belajar bahasa lokal untuk berkomunikasi dengan masyarakat lokal. Dari percakapan ini kamu bisa saja mendapatkan tujuan wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi atau tips-tips colongan agar tidak diakali oleh warga lokal yang jahil. Atau kamu bisa juga mendokumentasikan perjalananmu dengan memotret anak-anak kecil yang sedang bermain, dan sebagainya.

Ikut grup tur

Kalau kamu ingin mencoba untuk solo traveling tapi belum benar-benar yakin untuk pergi sendirian kamu bisa mendaftar untuk ikut grup tur. Grup tur diadakan untuk mengumpulkan traveler untuk pergi mengunjungi objek-obek wisata tertentu dengan biaya dan fasilitas yang sudah ditentukan. Nantinya juga biasanya akan ditentukan meeting point di mana lalu rombongan akan berangkat bersama. Meski kamu mendaftar sendirian, tapi kamu akan berkumpul dengan traveler lainnya dalam satu rombongan tersebut.

Write a Reply or Comment