30 °C
haze
18
Sun
Jakarta

TPH CORNER

30 Aug 2015
By admintph

Yuk Intip Kehebatan Landas Pacu Bandara Terpendek di Dunia!

Yuk Intip Kehebatan Landas Pacu Bandara Terpendek di Dunia!

Fren, kamu pasti sudah sering kan mendengar nama Karibia? Sebagai seorang traveler sejati, tidak salah kok kalau menyebutkan Karibia, maka yang langsung terbayang adalah sebuah pantai dengan laut yang masih biru dengan hamparan pasir putih yang sangat indah. Saking indahnya, bahkan banyak orang menyebut jika Karibia merupakan sedikit gambaran dari keindahan surga.

Terlalu berlebihan memang, tapi inilah kenyataannya. Kawasan kepulauan yang berada di antara Amerika Serikat bagian Selatan dan bagian utara Amerika Latin ini sangat identik sebagai tempat berliburnya para selebriti dunia. Sebuah saja pasangan Brad Pitt dan Angelina Jolie, kemudian Cameron Diaz, hingga Katy Perry dan Justin Bieber, semuanya rela merogoh kocek dalam-dalam untuk berlibur ke sana.

Seperti dilansir dalam BBC Travel, selain dikenal sebagai tempat para selebriti dunia menghabiskan uangnya, ternyata Karibia pun memiliki satu tempat yang sangat unik, dia adalah Bandara Juancho E Yrausquin yang terletak di Pulau Saba. Bandara ini disebut unik karena memiliki landasan pacu yang sangat pendek, bahkan jauh dari standar landasan pacu bandara internasional.

Kamu bayangkan saja, Juancho E Yrausquin inihanya punya landasan sepanjang 396 meter. Tentu saja angka ini masih jauh dari standar landasan pacu pesawat komersil, di mana umumnya harus memiliki kisaran panjang landasan sejauh 1.800 meter. Hal inilah yang akhirnya membuat Bandara Juancho E Yrausquin ini hanya bisa didatangi oleh pesawat-pesawat perintis saja.

Tidak hanya sekedar harus menghadapi landasan yang sangat pendek saja, sang pilot yang menerbangkan pesawat atau mendarat ke sini pun harus ketar-ketir dengan guncangan pesawat karena angin yang bertiup kencang, dengan jurang yang berada di hadapannya. Salah perhitungan, bisa-bisa  pesawat beserta isinya mendarat mulus ke dasar jurang. Widih…!! Serem banget Fren.

Bahkan saking seremnya, di situs pariwisata pulau Saba, terdapat sebuah tulisan yang menyatakan jika menerbangkan atau mendaratkan pesawat di Juancho E Yrausquin, merupakan seni seorang pilot. Waduh, seni atau nekat ni!?

Kalau kamu gimana Fren, berani nggak menantang maut dengan terbang dari bandara Juancho E Yrausquin?

Write a Reply or Comment