29 °C
few clouds
16
Fri
Jakarta

TPH CORNER

28 Aug 2015
By admintph

Yuk Wisata Batu Akik di Purbalingga

Yuk Wisata Batu Akik di Purbalingga

Fren, kalau kamu salah satu penggila batu akik, sepetinya Purbalingga merupakan tempat yang sempurna untuk kamu berburu beragam motif dan bentuk dari batu akik. Bahkan uniknya lagi, kamu bisa melihat bagaimana proses produksi batu akik, dari mulai mencari bongkahan batu, sampai batu tersebut siap jual.

Proses mendapatkan batu akik di Purbalingga di mulai dengan proses pencarian di Sungai Klawing. Bahkan sungai ini sempat penuh sesak beberapa waktu yang lalu selama batu akik booming. Bagaimana tidak, sungai ini merupakan surga bagi para pencari bongkahan-bongkahan batu mulia.

Seperti biasa, di sore hari para warga di Desa Bancar, Purbalingga, berbondong-bondong datang ke Sungai Klawing dengan membawa sebatang pipa dengan diameter 10 sentimeter dan panjang 1 meter. Setelah masuk di bibir sungai, mereka lantas menceburkan diri dan terus mengamati bebatuan di dasar sungai.

Begitulah proses pencarian baru akik di Sungai Klawing, tidak ada alat berat, tidak ada cangkul, yang ada hanya sebuah pipa kecil yang diberi plastik mika untuk mempermudah mereka melihat bebatuan yang ada di dasar sungai lewat ujung pipa satunya.

Batu akik Sungai Klawing sendiri memiliki ciri khas yang khusus, yakni warna hijau bercampur merah atau disebut nagasui. Mereka yang beruntung bisa melihat batu Nagasui bertebaran di dasar sungai. Tidak hanya nagasui saja, di sungai ini kamu bisa mendapatkan batu pancawarna, badar lumut hingga motif telur kodok.

Kalau kamu tidak mau repot-repot terjun ke dasar sungai, cukup beli bongkahannya saja. Biasanya, 1 bongkahan batu akik di sini akan dibanderol Rp 50.000 s/d Rp 350.000. Tentu saja harga ini sesuai dengan kualitas baru dan corak dari batu tersebut.

Bagi para pencari batu akik di Sungai Klawing, mereka tidak kesulitan dalam menjual bongkahan-bongkahan batu tersebut, pasalnya banyak perajin batu akik di Purbalingga yang sudah siap menampung hasil pencarian warga, untuk kemudian mereka bentuk menjadi mata cincin ataupun liontin.

Bagaimana Fren, sudah siap berburu batu akik ke Purbalingga? Jangan lupa ya, mampir ke Sungai Klawing, dan nikmati sensasi mencari batu akik bernilai jual tinggi.

Write a Reply or Comment