28 °C
few clouds
16
Fri
Jakarta

TPH CORNER

26 Oct 2015
By admintph

Keistimewaan Batik Kudus

Keistimewaan Batik Kudus

Banyak daerah di Indonesia yang memiliki kerajinan batik, tapi kurang dikenal karena banyak hal. Salah satunya adalah Batik kudus. Batik dari daerah penghasil rokok terbesar di Indonesia ini sudah lama dikabarkan menghilang akibat minimnya pengrajin di kota tersebut.

Menghilangnya Batik Kudus ini sendiri karena dulunya orang yang berprofesi sebagai pembatik, sekarang lebih memilih untuk menjadi pelinting kretek atau menghabiskan banyak waktu dengan menjadi buruh di pabrik. Alhasil, secara perlahan generasi pembatik pun mulai luntur, dan bahkan dinyatakan hilang.

Sangat disayangkan memang. Batik Kudus sama seperti seperti produk batik Indonesia lainnya. Di dalamnya terkandung filosofi yang dalam dari coretan corak yang istimewa. Menurut Miranti Serad Ginanjar, pembina Batik Kudus, menyatakan jika batik Kudus memiliki keistimewaan yang saat dalam.

Lebih lanjut lagi, Miranti menyatakan jika Batik Kudus terdiri dari pencampuran tiga budaya yang berbeda, yakni budaya Indonesia sebagai budaya asli, budaya Arab serta Tiongkok yang merupakan budaya pendatang yang sudah cukup lama menjadi salah satu bagian perkembangan sejarah kebudayaan Indonesia.

Batik Kudus sendiri cukup populer di tahun 1880-1940, kemudian perkembangannya terus terjadi hingga tahun 1970. Mengenai corak warna, batik Kudus sangat identik dengan palet warna cerah, yang merupakan salah satu ciri khas batik pesisir pantai.

Hanya saka, batik kudus lebih memiliki isen atau motif pengisi yang lebih rumit dan beraneka ragam ketimbang corak batik lainnya. Jadi kamu tidak hanya akan menemukan motif binatang atau tumbuh-tumbuhan saja, tapi kamu juga akan menemukan seni kaligrafi Arab ataupun motif panganan lokal.

Makna Positif Batik Kudus

Banyak makna positif yang dimiliki oleh batik kudus, di antaranya adalah :

  • Gabah Mawur, lambang kesejahteraan suatu bangsa
  • Moto Iwak, simbol kejernian berpikir
  • Mretu Sewu, persatuan bangsa,
  • Kembang Randu, kemurahan sandang,
  • Merak Katleya, lambang keanggunan pengaruh dari budaya Tiongkok.

Walaupun tidak muda, Miranti yakin kalau ke depannya akan lebih banyak lagi generasi muda Indonesia yang akan kembali mengangkat kejayaan dan keluhuran budi batik kudus. Dengan begitu, keunikan dan keindahan batik kudus, tidak menghilang lagi, seperti beberapa tahun silam. Semoga saja!

Write a Reply or Comment